THE HISTORICAL DEVELOPMENT OF THE UNDERSTANDING OF AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH AQIDAH IN THE COMMUNITY OF TANJUNG MULIA VILLAGE, MEDAN DELI DISTRICT

Isi Artikel Utama

Winda Rizki Yanti Harahap
Maraimbang Daulay

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengkaji perkembangan historis pemahaman akidah Ahlussunnah Wal Jamaah di tengah dinamika sosial dan perubahan kehidupan keagamaan masyarakat Desa Tanjung Mulia Kecamatan Medan Deli. Perubahan pola pendidikan Islam, aktivitas dakwah, serta interaksi masyarakat dengan berbagai sumber informasi keagamaan telah memengaruhi proses pewarisan dan penguatan pemahaman akidah dari masa ke masa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejarah perkembangan pemahaman akidah Ahlussunnah Wal Jamaah, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perkembangannya, serta menjelaskan peran tokoh agama dan lembaga keagamaan dalam mempertahankan nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah di masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan historis dan penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga setempat, serta dokumentasi terhadap berbagai aktivitas keagamaan dan sumber pendukung lainnya. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menghubungkan fakta-fakta historis yang ditemukan di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan pemahaman akidah Ahlussunnah Wal Jamaah di Desa Tanjung Mulia berlangsung secara bertahap melalui peran keluarga, lembaga pendidikan Islam, masjid, majelis taklim, serta pembinaan yang dilakukan oleh para ulama dan tokoh agama. Nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jamaah terus diwariskan melalui pengajian, wirid yasin, peringatan hari besar Islam, dan tradisi keagamaan yang berkembang di masyarakat. Perkembangan tersebut membentuk karakter masyarakat yang moderat, toleran, menjunjung tinggi semangat gotong royong, serta mampu menjaga keharmonisan sosial di tengah perubahan zaman. Temuan penelitian menegaskan bahwa keberlangsungan pemahaman akidah Ahlussunnah Wal Jamaah tidak hanya dipengaruhi oleh faktor historis dan budaya lokal, tetapi juga oleh kesinambungan pendidikan, dakwah, dan keteladanan tokoh agama dalam membimbing kehidupan keagamaan masyarakat.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian
Articles