POLYSEMY ANALYSIS IN THE TRANSLATION OF SURAH AL-WAQIAH BY DR. MUSTAFA KHATTAB

Isi Artikel Utama

Feri Awaludin Firdaus
Mahi M.Hikmat
Fourus Huznatul Abqoriyyah

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis polisemi, menganalisis proses perubahan makna, dan mendeskripsikan interpretasi kontekstual kata-kata polisemik dalam terjemahan bahasa Inggris Surah Al-Waqiah oleh Dr. Mustafa Khattab. Fokus utama penelitian ini adalah mengeksplorasi bagaimana makna teks suci yang kompleks dialihkan ke dalam bahasa Inggris tanpa kehilangan esensi teologisnya melalui pemilihan leksikal yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode kualitative analisis teks dengan pendekatan analisis semantik. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap teks terjemahan The Clear Quran dan dianalisis menggunakan teori hubungan leksikal dari John I. Saeed serta teori semantik kognitif. Khususnya teori polysemy. John I. Saeed mendefinisikan polysemy sebagai bahasa manusia yang universal bahwa kata-kata memiliki plastisitas makna tertentu yang memungkinkan penutur untuk mengubah makna mereka agar sesuai dengan konteks penggunaan yang berbeda. Proses analisis data mengikuti model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data dalam tabel analisis, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya 10 data kata polisemik yang signifikan, yang diklasifikasikan ke dalam dua jenis: Regular Polysemy (9 data) dan Irregular Polysemy (1 data). Dominasi Regular Polysemy menunjukkan bahwa penterjemah cenderung menggunakan kata-kata dengan pola pergeseran makna yang sistematis dan produktif dalam bahasa Inggris, seperti metafora spasial dan vertikal. Proses perubahan makna yang ditemukan didominasi oleh perluasan metaforis (metaphorical extension) melalui skema citra posisi seperti right, left, foremost, dan elevate, serta pergeseran metonimi (metonymical shift) pada pendeskripsian fenomena alam. Dalam hal strategi penerjemahan, Dr. Mustafa Khattab menggunakan metode terjemahan literal yang didukung oleh teknik eksplitasi melalui penggunaan tanda kurung untuk menjaga akurasi teologis dan meminimalisir risiko kehilangan makna (semantic loss). Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan perangkat semantik yang tepat dapat menjembatani keterbatasan bahasa manusia dalam menggambarkan realitas transendental hari kiamat. Penelitian ini memberikan kontribusi pada studi semantik Al-Qur'an dan memberikan wawasan mengenai strategi linguistik dalam menerjemahkan teks suci ke dalam bahasa Inggris bagi pembaca modern.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Rincian Artikel

Bagian
Articles

Referensi

Almjlad, S. S. A. (2025). Semantic untranslatability in Quranic discourse: challenges and contextual remedies in English translation. Cogent Arts and Humanities, 12(1). https://doi.org/10.1080/23311983.2025.2542336
Al-Tarawneh, A. (2025). Insights into the Quran’s untranslatability: problems of communication and solutions. Cogent Arts and Humanities, 12(1). https://doi.org/10.1080/23311983.2025.2471681
Arya, A. (2020). An Overview of Textual Analysis as a Research Method for Cultural Studies. In Peer-Reviewed, Refereed, Indexed Journal with IC (Number 6).
Di Nunzio, M., Bonato, V., Maria Di Nunzio, G., & Vezzani, F. (2024). Citation: Bonato, Vanessa, Giorgio A Novel Approach to Semic Analysis: Extraction of Atoms of Meaning to Study Polysemy and A Novel Approach to Semic Analysis: Extraction of Atoms of Meaning to Study Polysemy and Polyreferentiality. https://doi.org/10.3390/languages
Fadillah Maha, R., Widayati, D., & Zein, T. T. (2024). Eufemism in Environmental Discourse of the Movement Capital Country in Indonesian Mass Media: Critical Ecolinguistics. https://doi.org/10.33258/birci.v5i1.4057
Febriani, I., & Arifin, S. A. (2021). POLISEMI PADA AKUN INSTAGRAM KOMIK GRONTOL JANUARI-SAMPAI MARET 2020 (KAJIAN SEMANTIK). (2), 2021. https://jurnal.stkippgritrenggalek.ac.id/index.php/diklastri
Ghazwan Abid Jasim, I. (2022). Semantic Analysis of Synonymy in The Qur’anic Verses In Surat Yusuf. 2, 1040–1068.
Haleem, M. A. S. A. (2017). Exploring the Qur’an: Context and Impact.
Hurford, J. R., Heasley, B., & Smith, M. B. (2007). Second Edition Semantic a Course Book.
Kembaren, F. R. W., Daulay, E., Lubis, M. H., & Siregar, R. F. (2024). Translation of Arabic Polysemy in the Holy Quran: A Comparative Analysis. Scope : Journal of English Language Teaching, 9(1), 177. https://doi.org/10.30998/scope.v9i1.20772
Krippendorff. (2018). Content_analysis.
Kuckartz, U. (2014). Qualitative Text Analysis: A Guide to Methods, Practice & Using Software. In Qualitative Text Analysis: A Guide to Methods, Practice & Using Software. SAGE Publications Ltd. https://doi.org/10.4135/9781446288719
Mikhtadh, M. N., & Nasir, K. G. (2023). Lexical relations of English and Arabic verbs in biblical and Quranic verses of supplication. International Journal of Advanced Academic Studies, 5(8), 31–36. https://doi.org/10.33545/27068919.2023.v5.i8a.1029
Newmark, P. (1988). A TEXTBOOK OF TRANSLATION W *MRtt SHANGHAI FOREIGN LANGUAGE EDUCATION PRESS.
Qomaruddin, Q., & Sa’diyah, H. (2024). Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman. Journal of Management, Accounting, and Administration, 1(2), 77–84. https://doi.org/10.52620/jomaa.v1i2.93
Rohman, T. (2018). ANALISIS SEMANTIK: POLISEMI VERBA QᾹMA DALAM AL-QUR’AN. ALSUNIYAT: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra, Dan Budaya Arab, 1(2), 98–111. https://doi.org/10.17509/alsuniyat.v1i2.23552
Saeed, J. I. (2016). Semantics. www.Ebook777.com
Siregar, W. R., Lubis, R. F., & Sinaga, Y. (2021). AN ANALYSIS OF LEXICAL RELATION IN ENGLISH TRANSLATION OF AL-QUR’AN SURAH AL-KAHF.
Syafiqah, A., Thobroni, A., Sulaiman, S., Bahasa, F., & Komunikasi, D. (2024). ANALISIS POLISEMI KATA AL-HIKMAH DALAM AL-QURAN [ANALYSIS OF POLYSEMY TO WORD AL-HIKMAH IN AL-QURAN].
Yusuf, M. (2021). METAFORA DAN METONIMI SEBAGAI PEMBENTUK POLISEMI. In Jurnal Pesona (Vol. 7, Number 1).